POLITIK DI
HARI KEBANGKITAN NASIONAL
Kondisi politik di Indonesia
saat ini sangat buruk. Hal ini disebabkan oleh kegiatan politik Indonesia tidak sehat. Banyak politisi
di negeri ini yang terlibat dalam kasus korupsi. Sebenarnya, apa yang
dibutuhkan bukanlah popularitas tetapi kinerja yang optimal dari para pelaku
politik dapat membangun Indonesia yang sangat baik terutama dalam bidang politik
.
Politik
adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat, antara
lain, membentuk proses pengambilan keputusan, terutama di negara bagian.
Kebanyakan orang tahu politik Indonesia
yang kotor karena ada banyak hal yang membuat politik kotor. Hal ini membuat negara
kita semakin terpuruk oleh suatu hal-hal
yang sampai saat ini tidak berkrsudahan.
Politik juga
seharusnya bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh rakyat, bukan
hanya pelaku politik saja yang memamfaatkan polik untuk memperubutkan kekuasaan
demi kemakmuran dirinya dan orang-orang disekelilingnya. Akan tetapi politik
harus dimanfaatkan untuk mencari kemakmuran dan kesejahtraan bagi masyarakat
luas.
Akan
tetapi dalam hal ini sunggung berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh
negara kita ini, banyak korupsi yang terjadi dibangku politik yang diisi oleh
wakil-wakil rakyat yang terhormat, yang memanfaatkan kehormatanya untuk mencari
keuntungan sebanyak-banyaknya demi mendapatkan kenikmatan surga dunia, sungguh
ironi memang negara ini.
Banyak
dari kalangan mahasiswa bahkan organisasi masyarakat-masyarakat yang mulai
geram dengan perilaku para wakil rakyat ini. Bahkan tidak jarang demo terjadi
dimana-mana untuk mencari keadilan yang seadil-adilnya, akan tetapi ini dinilai
sangat tidaklah efektif dalam memberantas korupsi dinegara kita ini, perlu
dilakukan beberapa upaya gebrakan yang dilakukan kalangan mahasiswa, masyarakat
dan lain-lainya terutama dari pihak pemerintah sendiri yang lebih berperan besar.
Nah
dengan adanya hari kebangkitan nasional ini mari kita sama-sama bergabung dan
saling berpegang erat dalam memberantas ketidak adilan di negara ini, kita
sama-sama berfikir keritis dan berfikiran tajam layakya seorang pejuang yang
memegang bambu runcing ditengah-tengah medan perang, dan sama sama meneriakan “mari
berantas ketidak adilan di negri ini”